Assalamu’alikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo Teman2 Marketing

Selamat Bergabung Menjadi Marketing di Perumahan Property Syariah Agency (PPSA)

Berikut Step Selanjutnya yang harus teman2 lakukan.

  1. Langkah Pertama : 
    Silahkan untuk mengisi Akad terlebih dahulu => Klik Disini
  2. Langkah Kedua : 
    Registrasi Untuk Membuat Webreplika/Webaffiliasi  => Klik Disni
  3. Langkah Ketiga : Silahkan untuk mulai memasarkan produk perumahanpropertysyariah.com dengan menyebar link dari Webreplika/Webaffiliasi teman2 atau dengan teknik2 marketing online yang bisa dipelajari dari menu Akses Ecourse | Pembelajaran Marketing.
  4. Langkah Keempat : Follow IG PPSA , kemudian marketing boleh kepoin dan spaming, bagi info di postingan kolom komentar dan jangan lupa tinggalkan komentar beserta nomer kontak supaya yg berminat bisa menghubungi anda. InsyAllah IG nya sudah tidak ada no kontak di profile maupun di postingan. Klik Link IG PPSA
  5. Gabung Group WA Support :
    Info Perumahan Yang dipasarkan, Tools Marketing, Besaran Komisi dan Bonus Marketing selengkapnya ada di Group Support Klik dibawah ini. (Setelah bergabung bisa cek di bagian deskripsi group whatsapp)
AKAD PERJANJIAN MARKETING FREELANCE
Perjanjian Kerjasama Ijarah Jasa Marketing Antara Perumahan Property Syariah Agency dengan Marketing Freelance

Pada hari ini yang bertandatangan di bawah ini :

Nama : Lukito Luhur Waskito

Nomer KTP : 3214021010850002

Alamat : Jl. Prof. Dr. Latumeten No. 1, Grogol Petamburan, Jakarta Barat

Dalam hal kedudukannya sebagai Owner, bertindak untuk dan atas nama Perumahan Property Syariah Agency yang selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama disebut “PARA PIHAK”.

PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan sebagai berikut:
1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah perusahaan agency properti syariah yang bekerjasama memasarkan unit properti dengan developer atau perusahaan kepada pihak lain.
2. Bahwa PIHAK KEDUA adalah marketing yang menyewakan jasanya sebagai tim pemasaran unit properti, dari PIHAK PERTAMA yang selanjutnya di dalam perjanjian kerjasama pemasaran ini cukup disebut “Produk”.
3. Berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka PARA PIHAK sepakat dan setuju untuk membuat Perjanjian Kerjasama (selanjutnya disebut “PERJANJIAN”) dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1 RUANG LINGKUP PERJANJIAN

1. PIHAK PERTAMA dengan ini menyewa jasa marketing kepada PIHAK KEDUA untuk memasarkan objek perjanjian dengan harga yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA.
2. PARA PIHAK sepakat bahwa objek perjanjian ini adalah semua produk properti yang dipasarkan oleh PIHAK PERTAMA

PASAL 2 HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

HAK
1. PIHAK PERTAMA berhak menetapkan harga jual semua produk properti.
2. PIHAK PERTAMA berhak untuk menerima/menolak calon konsumen dari PIHAK KEDUA
3. PIHAK PERTAMA berhak memberikan target penjualan minimal 1 (satu) unit rumah selama perjanjian ini berlaku atau target penjualan sesuai dengan promo berlangsung
4. PIHAK PERTAMA berhak atas database calon konsumen yang pernah di setor atau konsumen yang sudah membeli unit menjadi hak sepenuhnya PIHAK PERTAMA baik nama dan No.Handphone (WA) nya yang akan di kelola sewaktu waktu tanpa menginformasikan ke PIHAK KEDUA
5. PIHAK PERTAMA berhak mengadakan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi PIHAK KEDUA dalam memasarkan produk
6. PIHAK PERTAMA berhak memutuskan perjanjian ini apabila PIHAK KEDUA terbukti secara sengaja melanggar aturan, menyampaikan produk yang tidak sesuai dan atau tata tertib yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA.
KEWAJIBAN
1. PIHAK PERTAMA berkewajiban memberikan ujroh dan bonus kepada PIHAK KEDUA sebagai jasa marketing, dimana besaran ujroh dan bonus di atur dalam Lampiran dan atau Addendum yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perjanjian.
2. PIHAK PERTAMA berkewajiban memberikan informasi terkait perkembangan produk atau program Pemasaran seperti Promo dan Diskon.

PASAL 3 HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

HAK
1. PIHAK KEDUA berhak atas ujroh dari PIHAK PERTAMA selama seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA, telah dipenuhi oleh PIHAK KEDUA.
2. PIHAK KEDUA berhak atas bonus dari hasil penjualan produk PIHAK PERTAMA selama seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA, telah dipenuhi oleh PIHAK KEDUA.

KEWAJIBAN
1. PIHAK KEDUA memiliki kewajiban untuk memberikan data konsumen sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh PIHAK PERTAMA
2. PIHAK PERTAMA memberikan tugas penuh kepada PIHAK KEDUA untuk memberikan edukasi dari awal promosi sampai closing akhir calon konsumen, dan bukan merupakan kewajiban PIHAK PERTAMA untuk menerima pengalihan tugas tersebut.
3. PIHAK KEDUA memiliki kewajiban memberikan informasi yang tepat dan dapat dipahami oleh Konsumen.
4. PIHAK KEDUA tidak diperkenankan untuk menaikkan harga jual Produk yang telah ditetapkan PIHAK PERTAMA.
5. PIHAK KEDUA bertanggungjawab sepenuhnya terhadap segala sesuatu yang dijanjikan PIHAK KEDUA kepada konsumen yang tidak sesuai dan atau diluar ketentuan yang ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA.
6. PIHAK KEDUA sebelum menyerahkan konsumen ke Inhouse Pihak Pertama wajib mengedukasi konsumen terlebih dahulu sesuai isi produk yang akan dijual nya tanpa menambah atau mengurangi serta menindak lanjutin/followup konsumen.
7. PIHAK KEDUA dilarang memungut biaya dalam bentuk apapun juga kepada konsumen selain yang telah ditetapkan oleh PIHAK PERTAMA.
8. PIHAK KEDUA dilarang untuk menerima pembayaran dari konsumen baik yang pembeliannya secara tunai maupun kredit, dimana pembayaran tersebut dapat berupa uang tunai, cek, giro dan alat pembayaran lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dari konsumen (pembeli) tanpa sepengetahuan dan persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA.
9. PIHAK KEDUA wajib membantu PIHAK PERTAMA, apabila dibutuhkan dalam segala hal yang berkaitan dengan permasalahan penjualan yang berhubungan dengan konsumen.
10. PIHAK KEDUA tidak bertanggung jawab terhadap proses pembangunan unit rumah dari PIHAK PERTAMA dan developer dan segala yang berhubungan dengan masalah hukum

PASAL 4 UPAH/ujroh DAN BONUS

1. Ujroh/upah akan diberikan 1 (satu) kali dalam masa kontrak/perjanjian.
2. Besaran Ujroh berupa uang sebesar Rp. 11.000, 00 (sebelas ribu rupiah)
3. Untuk setiap penjualan Produk yang dilakukan PIHAK KEDUA, maka akan mendapatkan Bonus sebesar 1,5% (satu setengh Persen) hingga 3% (tiga persen) masing-masing Produk berbeda (besaran Bonus akan dituangkan dalam Addendum yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perjanjian), di luar komponen harga penambahan bangunan dan tanah yang dikeluarkan dari PIHAK PERTAMA.
4. Untuk skema kenaikan/pengurangan ujroh dan bonus di tentukan oleh PIHAK PERTAMA
5. Pencairan ujroh dan bonus di tentukan oleh PIHAK PERTAMA
6. Setiap ujroh dan bonus yang di keluarkan oleh pihak pertama akan di kenakan Pajak sesuai peraturan yang berlaku
7. Perhitungan bonus dihitung dari harga jual Produk kepada konsumen atau harga cash (setiap produk berbeda ketentuan), tidak termsuk biaya coustam, dan legalitas
8. Ujroh dan Bonus yang dibayarkan kepada PIHAK KEDUA dipotong pajak 2,5% (dua koma lima persen) dari penghasilan sesuai UU yang berlaku.
9. Apabila dalam masa berlangsungnya Perjanjian terdapat Produk baru dari PIHAK PERTAMA, maka besaran bonus akan dituangkan dalam Addendum yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Perjanjian.

PASAL 5 MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

1. Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) Tahun terhitung sejak setelah di tandatangani perjanjian ini oleh PARA PIHAK. Dan jangka waktu ini dapat ditinjau kembali, diperpanjang dan atau diperbaharui berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK.
2. PARA PIHAK tidak dapat mengakhiri perjanjian diluar waktu yang telah disepakati ini secara sepihak.
3. PARA PIHAK dapat mengakhiri perjanjian sebelum waktu yang disepakati dengan kesepakatan bersama.

PASAL 6 FORCE MAJEURE

1. Peristiwa Force Majeure adalah peristiwa – peristiwa yang terjadi diluar kemampuan PARA PIHAK untuk mengendalikannya seperti banjir, gempa bumi, badai dan bencana alam lainnya; perampokan, kebakaran, huru-hara, peperangan, epidemi, pemogokan serta kebijaksanaan pemerintah yang secara langsung berpengaruh terhadap pelaksanaan Perjanjian ini.
2. Pihak yang mengalami keadaan Force Majeure sebagai mana dimaksud dalam Ayat (1) Pasal ini harus memberitahukan kepada Pihak lainnya secara tertulis paling lambat 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak terjadinya keadaaan Force Majeure tersebut. Jika diperlukan, dengan melampirkan pernyataan/keterangan tertulis dari pejabat pemerintah setempat. Pihak yang terkena keadaan Force Majeure harus melaksanakan kembali kewajibannya sesuai ketentuan Perjanjian ini segera setelah Force Majure tersebut berakhir.
3. Keadaan Force Majeure yang menyebabkan keterlambatan pelaksanaan Perjanjian ini baik untuk seluruhnya maupun sebagian tidak merupakan alasan untuk pembatalan Perjanjian, akan tetapi hanya merupakan keadaan yang menangguhkan Perjanjian sampai keadaan Force Majeure dapat diatasi dengan baik, kecuali disepakati lain oleh PARA PIHAK secara tertulis.
4. Kerugian akibat kejadian Force Majeure untuk selanjutnya akan dirundingkan/dimusyawarahkan oleh PARA PIHAK untuk mencari jalan penyelesaian yang terbaik, kecuali hal-hal yang disebabkan oleh kelalaian salah satu pihak.

PASAL 7 PENYELESAIAN SENGKETA

1. Apabila dalam penyelenggaraan Perjanjian ini terdapat perselisihan antara PARA PIHAK atau perbedaan penafsiran atas isi Perjanjian ini, maka PARA PIHAK sepakat dan setuju untuk menyelesaikannya dengan jalan musyawarah untuk mufakat. Serta hasil kesepakatan akan dituangkan kedalam suatu addendum yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.
2. Apabila terjadi perselisihan antara sesama Pihak Kedua terkait dengan penjualan maka akan dilakukan musyawarah yang akan di mediasi oleh PIHAK PERTAMA.
3. Pihak Kedua yang terbukti melanggar etika bisnis akan diberi peringatan hingga larangan memasarkan produk selama 1 (satu) tahun.

PASAL 8 PENUTUP

Demikian perjanjian kerjasama pemasaran ini dibuat, semoga Allah AzzawaJalla memberikan keberkahan kepada kita yang melakukan perjanjian ini.

Perumahan Property Syariah – Kami adalah Agency Perumahan Syariah yang sudah berpengalaman dalam Bidang Memasarkan Perumahan yang menerapkan Konsep 100% Syariah, Tanpa KPR Bank, Tanpa RIBA, Tanpa Denda, Tanpa Sita, Tanpa Asuransi, Tanpa BI Checking, dan Tanpa Akad Bathil.